Data · dataset · 2018
Potensi Embung Untuk Pengembangan Budidaya Pertanian Mencapai Pembangunan Ramah Lingkungan Di Provinsi Nusa Tenggara Timur
Listed in RIN Data Repository
<p> Permasalahan pembangunan pertanian di Provinsi Nusa Tenggara Timur, terkait dengan faktor alam, seperti keterbatasan air, kondisi lahan sub optimal, dan iklim, serta faktor sosial dan budaya.
Description
Faktor-faktor utama tersebut mengakibatkan pengembangan pertanian dilaksanakan berdasarkan budaya masyarakat yang cenderung tidak ramah terhadap kpnservasi lingkungan. Pertanian dengan sistem tebas bakar dengan metode yang ekstensif, masih banyak dilakukan oleh petani di pedesaan NTT.
Pemeliharaan ternak dengan membiarkannya terlepas di kebun-kebun, berakibat merusak pertumbuhan rumput dan vegetasi penutup tanah lainnya, yang mengakibatkan tanah peka terhadap erosi. Praktik pertanian dan pemeliharaan ternak dengan sistem seperti tersebut di atas, berdampak serius terhadap degradasi lingkungan. Untuk mengantisipasi permasalahan yang disebabkan oleh faktor alam dan faktor sosial tersebut, Pemda NTT membangun embung-embung sejak tahun 1985 hingga saat ini (tahun 2013).
Read the rest (2 more)
Sejak awal pembangunannya hingga saat ini, telah terbangun sebanyak 400 embung-embung di NTT. Dari hasil pengamatan dan penelitian, ditunjukkan bahwa embung bukan hanya berperanan untuk penyediaan air minum masyarakat, tetapi juga irigasi pertanian, pemeliharaamn ternak, dan sangat potensial untuk pengembangan budidaya ramah lingkungan. Paper ini menyampaikan konsep pembangunan pertanian terpadu berbasis embung, yakni: pengembangan intensifikasi pertanian dengan sistem paronisasi di pekarangan penduduk sebagai solusi dari sistem budidaya peternakan di lepas di kebun-kebun; pengembangan budidaya pertanian secara hemat air (menggunakan plastik polibag); penanaman rumput dan jenis tanaman lokal untuk penyediaan pakan ternak dan konservasi lahan.
Untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi, budidaya pertanian terpadu yang mengadopsi konsep agroforestri perlu dilengkapi dengan inovasi teknologi dari hasil-hasil penelitian, seperti penggunaan benih dan bibit unggul, penggunaan pupuk organik hayati, dan pengendalian hama secara hayati. <p> </p> Prosiding Seminar Nasional Pertanian Ramah Lingkungan. Bogor, 29 Mei 2013. P: 441-451 <p> </p>
Links
Where it is published
- RIN Data Repository record hdl.handle.net/20.500.12690/RIN/2PMDWB ↗
landing page · from rin brin go id
Catalogue records · 1
- OAI-PMH record data.brin.go.id/oai?verb=GetRecord&metadataPrefix=oai_dc&identifier=hdl%3A20.5… ↗
metadata API · from rin brin go id
Topics
- From keywords
- Earth & Environmental Science · Life Sciences · Medicine & Health
Provenance · 1 source records, 6 field assertions
| Source | Key | Last seen | Raw |
|---|---|---|---|
| RIN Data Repository | hdl:20.500.12690/RIN/2PMDWB | 7 d ago | JSON v1 |
| Field | Assertion | Extractor | Evidence |
|---|---|---|---|
| concepts[field].local:field:earth-environmental | mapping · rin brin go id | connector:rin_brin_go_id@1.0.0 | |
| concepts[field].local:field:life-sciences | mapping · rin brin go id | connector:rin_brin_go_id@1.0.0 | |
| concepts[field].local:field:medicine-health | mapping · rin brin go id | connector:rin_brin_go_id@1.0.0 | |
| description | source · rin brin go id | connector:rin_brin_go_id@1.0.0 | /metadata/dc/description |
| publication_date | source · rin brin go id | connector:rin_brin_go_id@1.0.0 | |
| title | source · rin brin go id | connector:rin_brin_go_id@1.0.0 | /metadata/dc/title |